Pendahuluan Modulasi

Sebulan yang lalu dosen saya, pak arifin, selaku dosen pengampu mata kuliah Sistem Komunikasi, menugaskan saya untuk memahami Modulasi dengan baik.  Maka, pada kesempatan kali ini saya akan membagi pengetahuan saya tentang modulasi.  Saya akan membagi sesi post tentang modulasi ini menjadi beberapa sesi, sebab bercerita tentang modulasi dapat menghabiskan waktu berjam-jam.  Sesi kali ini adalah pendahuluan tentang modulasi itu sendiri.

Ketika saya memiliki informasi, dan akan saya kirim lewat saluran transmisi udara melalui perantara gelombang carrier, maka saya harus memodulasi informasi yang akan saya kirim agar dapat bergabng dengan gelombang carrier (pembawa sinyal) tersebut. Dapat kita analogikan seperti ini:

Misalnya gelombang carrier itu adalah kereta api, sedangkan Modulasi adalah tiket kereta api dan modulator adalah petugas loket, saya disini berperan sebagai penumpang yang akan pulang kampung ke Jember yang diibaratkan sebagai sinyal informasi.  Maka, agar saya dapat menaiki kereta api tersebut, saya harus melalui petugas loket (modulator) agar saya termasuk penumpang yang termodulasi (telah mendapatkan tiket).  Sehingga saya dapat berpergian dengan kereta api tersebut.  Oke, sudah dapat gambaran awalnya?

Baiklah, teorinya adalah sebagai berikut ..

Modulasi adalah proses perubahan (varying) suatu gelombang periodik sehingga menjadikan suatu sinyal mampu membawa suatu informasi.
Dengan proses modulasi, suatu informasi (biasanya berfrekeunsi rendah) bisa dimasukkan ke dalam suatu gelombang pembawa, biasanya berupa gelombang sinus berfrekuensi tinggi.

Terdapat tiga parameter kunci pada suatu gelombang sinusiuodal yaitu :  amplitudo, fase dan frekuensi.
Ketiga parameter tersebut dapat dimodifikasi sesuai dengan sinyal informasi (berfrekuensi rendah) untuk membentuk sinyal yang termodulasi.

Peralatan untuk melaksanakan proses modulasi disebut modulator, sedangkan peralatan untuk memperoleh informasi-informasi awal yang dikirimkan (kebalikan dari dari proses modulasi) disebut demodulator dan peralatan yang melaksanakan kedua proses tersebut disebut modem (Modulator-Demodulator).

Informasi yang dikirim bisa berupa data analog maupun digital sehingga terdapat dua jenis modulasi yaitu :
* modulasi analaog
* modulasi digital

>> Modulasi Analog

Dalam modulasi analog, proses modulasi merupakan respon atas informasi sinyal analog.

Teknik umum yang dipakai dalam modulasi analog :

* Modulasi berdasarkan sudut
o Modulasi Fase (Phase Modulation – PM) => gambar disamping menunjukkan bentuk modulasi secara fase
o Modulasi Frekuensi (Frequency Modulatio – FM)
* Modulasi Amplitudo (Amplitudo Modulation – AM)
o Double-sideband modulation with unsuppressed carrier (used on the radio AM band)
o Double-sideband suppressed-carrier transmission (DSB-SC)
o Double-sideband reduced carrier transmission (DSB-RC)
o Single-sideband modulation (SSB, or SSB-AM), very similar to single-sideband suppressed carrier modulation (SSB-SC)
o Vestigial-sideband modulation (VSB, or VSB-AM)
o Quadrature amplitude modulation (QAM)

>> Modulasi Digital

Dalam modulasi digital, suatu sinyal analog di-modulasi berdasarkan aliran data digital.
Perubahan sinyal pembawa dipilih dari jumlah terbatas simbol alternatif.  Teknik yang umum dipakai adalah :

* Phase Shift Keying (PSK), digunakan suatu jumlah terbatas berdasarkan fase.
* Frekeunsi Shift Keying (FSK), digunakan suatu jumlah terbatas berdasarkan frekuensi.
* Amplitudo Shift Keying (ASK), digunakan suatu jumlah terbatas amplitudo.

Gambar dibawah ini merupakan bentuk sinyal termodulasi secara frekuensi :

modulasi frekuensi

Sedangkan alat untuk pemodulasi dinamakan Modulator.  Penasaran kan bentuk modulator itu seperti apa? hehehe🙂

Banyak tipe modulator yang berada dipasaran, bentuknya pun bermacam-macam, ada yang ukurannya seukuran tape radio jaman nenek kita, ada yang seukuran televisi, juga ada yang seukuran handphone kita.  Jaman makin mendekati tekhnologi nano, jadi bisa diperkirakan satu dekade kedepan kita dapat menemukan modulator sekecil kuku jari kita, bahkan lebih kecil lagi ..

Contoh modulator adalah seperti gambar dibawah ini :

alat modulator frekuensi

oke, sekian dulu pendahuluan modulasinya, next time kita sambung kelanjutannya yang lebih mendalam.

Saran, pertanyaan, dan kritik dipersilahkan ..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: